Menlu AS Mike Pompeo Ditolak Masuk Negara-negara Eropa Buntut Rusuh Capitol

Para pejabat tinggi Eropa menolak bertemu Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo sebagai tanggapan atas insiden di Gedung Kongres, Capitol. Penolakan itu sekaligus membatalkan perjalanan diplomatik Pompeo yang telah direncanakan sebelumnya. Ini merupakan reaksi balasan atas pemerintahan Trump dan insiden penyerangan Capitol oleh para pendukungnya.

Dilansir , Pompeo telah merencanakan kunjungan ke Luksemburg dan Brussel untuk bertemu dengan para pejabat tinggi Uni Eropa. Sayangnya para pejabat itu membatalkan pertemuan beberapa hari setelah kerusuhan Capitol. Menurut laporan Reuters , serangan di Gedung Kongres itu merupakan bentuk ketidaksetujuan Joe Biden dinyatakan menang dalam pemilu.

Pompeo sendiri dikenal sebagai sekutu dekat Presiden Donald Trump. Dalam rencana kunjungannya ini, Pompeo hendak bertemu dengan Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg di Luksemburg sebelum bertemu dengan para pemimpin Uni Eropa dan diplomat tertinggi lainnya di Brussels. Namun belum sampai diumumkan secara resmi, kunjungan dibatalkan sepihak oleh pejabat Eropa ini.

Dalam sebuah pernyataan, Departemen Luar Negeri AS mengatakan pembatalan itu adalah hasil dari transisi presiden. Departemen tidak menyebutkan bahwa penolakan itu termasuk penghinaan dari para pejabat Eropa. Pompeo adalah salah satu pejabat top AS yang menolak untuk mengakui kemenangan Biden dalam pemilihan presiden 2020.

Bahkan dia pernah mengatakan bahwa akan ada 'transisi yang mulus ke pemerintahan Trump yang kedua'. Hal ini pun semakin memicu tuduhan kecurangan pemilu yang dibuat Trump tanpa bukti kuat. Presiden Donald Trump kehilangan masa jabatan kedua setelah kalah dari Joe Biden.

Ini menyebabkan para pendukungnya kecewa hingga melakukan aksi di Capitol pada Rabu lalu. Trump sempat berbicara kepada pendukungnya sebelum mereka menyerbu Capitol, dan semakin mendorong klaim penipuan. Menteri Luar Negeri Pompeo ikut mengutuk insiden tersebut.

Namun dia tidak merujuk pada peran Trump dalam menggerakkan para pendukungnya ini. Terkejut dengan kekerasan tersebut, Asselborn dari Luksemburg menyebut Trump sebagai 'kriminal' dan 'pyromaniac politik' di Radio RTL keesokan harinya. Kini akibat ulah pendukungnya, Trump terancam dicopot dari jabatannya baik menggunakan Amandemen ke 25 atau pemakzulan kedua.

Mantan Wamenlu AS saat pemerintahan Barack Obama, Antony Blinken dipilih kembali oleh Joe Biden untuk menggantikan Pompeo. Blinken membutuhkan suara mayoritas dari Senat AS untuk mengambil peran tersebut. Blinken bertemu dengan Pompeo minggu lalu untuk membahas transisi.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.