Begini Kisahnya Perempuan Iran Dihukum Gantung Meski Telah Meninggal karena Serangan Jantung

Seorang wanita Iran yang telah meninggal dunia tetap dihukum gantung. Peristiwa ini terjadi di Iran. Pengacara wanita Iran itu mengatakan, kliennya meninggal terkena serangan jantung mendadak sebelum dihukum gantung.

Dilansir ArabNews, Selasa (23/2/2021), pengacara wanita itu mengatakan wanita itu terkena seranganjantung beberapa saat sebelum digantung. Dikatakan, eksekusi itu tetap dilakukan untuk menenangkan keluarga korban. Zahra Ismaili dihukum karena membunuh suaminya Alireza Zamani.

Tetapi pengacaranya Omid Moradi mengatakan dia membela diri dari kekerasan rumah tangga. Moradi, yang mengatakan Zamani adalah seorang pejabat di Kementerian Intelijen, memposting secara online gambaran cobaan kliennya. Dia mengatakan Ismaili berada dalam barisan orang orang yang bersiap untuk dieksekusi, di belakang 16 pria.

Saat melihat mereka digantung di depannya, dia mengalami seranganjantung dan meninggal dunia. Menurut Moradi, eksekusi tetap dilakukan agar Zamani bisa melakukan aksi menendang kursi di bawahnya. Eksekusi, yang dilakukan di penjara Rajai Shahr yang terkenal, telah dikecam oleh para aktivis dan analis hak asasi manusia.

Kylie Moore Gilbert, seorang akademisi Inggris Australia yang baru baru ini dibebaskan dari penjara di Iran, menggambarkan eksekusi tersebut sangat mengerikan. Kasra Aarabi, seorang analis di Tony Blair Institute, mengatakan pembunuhan itu benar benar biadab. Para pemimpin dunia harus angkat bicara, harapna.

Baca juga: Petani Cabai Divonis 6 Bulan Penjara, Kasus Gajah Mati Karena Perangkap Listrik Javaid Rehman, pelapor HAM PBB di Iran, mengatakan 233 orang dieksekusi di negara itu pada tahun 2020. Termasuk tiga narapidana yang masih anak anak saat mereka diduga melakukan pelanggaran.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *